Berita  

Bukan Sekadar Magang, Susi Andriani Pohan Dorong 15 Peserta Kemnaker Pahami Tanggung Jawab dan Integritas di Lapas Perempuan Padang

PADANG | Lapas Perempuan Kelas IIB Padang di bawah kepemimpinan Kalapas Susi Andriani Pohan menerima 15 peserta magang Program Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 1 Angkatan II. Penerimaan tersebut menjadi momentum penting bagi para peserta untuk mendapatkan pengalaman kerja secara langsung sekaligus mengenal lebih dekat lingkungan pemasyarakatan.

Sebanyak 15 peserta yang dinyatakan lulus resmi bergabung dalam program magang di Lapas Perempuan Kelas IIB Padang. Mereka mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, sekaligus memahami karakter dan tuntutan dunia kerja secara nyata.

Penerimaan peserta berlangsung di Ruang Pembinaan Bundo Kanduang Lapas Perempuan Kelas IIB Padang dan disambut langsung oleh Kalapas Susi Andriani Pohan bersama jajaran pejabat struktural. Kehadiran pimpinan secara langsung memberikan pesan bahwa program tersebut mendapat perhatian serius dari jajaran Lapas Perempuan Padang.

Susi Andriani Pohan memberikan pengarahan kepada para peserta agar tidak menjadikan program magang sebatas kegiatan formal untuk memenuhi kewajiban. Menurutnya, kesempatan berada di lingkungan kerja harus dimanfaatkan untuk menyerap pengetahuan, membangun pengalaman, sekaligus membentuk karakter profesional.Dalam arahannya, Kalapas Susi Andriani Pohan menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab dan etika selama mengikuti program. Setiap peserta diharapkan mampu menjaga sikap, mematuhi ketentuan yang berlaku serta menunjukkan kesungguhan dalam menjalankan setiap proses pembelajaran.

Bagi para peserta, lingkungan Lapas menjadi ruang pengalaman yang berbeda dibandingkan tempat kerja pada umumnya. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana jajaran pemasyarakatan menjalankan tugas, memberikan pelayanan, serta menjaga profesionalitas dalam melaksanakan fungsi dan tanggung jawab kelembagaan.

Susi Andriani Pohan juga mendorong peserta untuk aktif berkomunikasi dan tidak ragu mempelajari hal-hal baru selama masa magang. Sikap proaktif dinilai penting agar pengalaman yang diperoleh tidak berhenti pada pengetahuan teoritis, tetapi berkembang menjadi keterampilan yang dapat digunakan ketika memasuki dunia kerja.

Program tersebut sekaligus memperlihatkan keterbukaan Lapas Perempuan Kelas IIB Padang dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia. Melalui pengalaman langsung, para peserta diharapkan mampu mengenali budaya kerja, memahami pentingnya kedisiplinan serta membangun kemampuan beradaptasi di lingkungan profesional.

Kehadiran 15 peserta magang Kemnaker Batch 1 Angkatan II juga menjadi bagian dari upaya membangun jembatan antara dunia pendidikan, pelatihan dan kebutuhan dunia kerja. Lapas Perempuan Padang memberikan ruang bagi peserta untuk belajar dari lingkungan kerja yang mengedepankan aturan, pelayanan, tanggung jawab dan integritas.

Di bawah kepemimpinan Susi Andriani Pohan, Lapas Perempuan Kelas IIB Padang berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Program magang diharapkan menghasilkan pengalaman yang berharga, meningkatkan kompetensi serta membentuk generasi muda yang lebih siap, disiplin, profesional dan bertanggung jawab menghadapi dunia kerja.

TIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *