PAYAKUMBUH | Kabar duka menyelimuti keluarga besar PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota. Yasril, S.ST., M.T., yang diketahui menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh, telah berpulang pada Jumat, 18 September 2026. Kabar tersebut disampaikan melalui ungkapan belasungkawa keluarga besar PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota.
Kepergian Yasril meninggalkan suasana kehilangan bagi keluarga, rekan kerja, sahabat, serta berbagai pihak yang selama ini mengenal sosoknya dalam lingkungan pemerintahan Kota Payakumbuh. Ungkapan duka yang disampaikan PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota menjadi bentuk penghormatan sekaligus doa atas berpulangnya seorang pejabat yang selama ini menjalankan amanah di bidang ketenagakerjaan dan perindustrian.
Dalam ucapan belasungkawa tersebut, keluarga besar PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya Yasril, S.ST., M.T. Pesan itu juga menjadi gambaran kedekatan hubungan kemanusiaan antara insan pers dengan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat di daerah.
Bagi dunia pemerintahan daerah, jabatan sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian bukan sekadar posisi struktural. Di dalamnya terdapat tanggung jawab pelayanan publik yang berkaitan dengan ketenagakerjaan, pembinaan sektor industri, serta berbagai urusan pemerintahan yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat. Karena itu, wafatnya seorang pejabat publik turut menjadi kabar yang menyentuh ruang pelayanan pemerintahan dan masyarakat.
Kepergian Yasril juga mengingatkan bahwa di balik setiap jabatan terdapat sosok manusia dengan keluarga, sahabat dan lingkungan sosial yang ditinggalkan. Ketika seorang pejabat berpulang, yang tersisa bukan hanya catatan jabatan, tetapi juga kenangan mengenai perjalanan pengabdian, hubungan kerja dan interaksi kemanusiaan selama menjalankan tugas.
PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota melalui pesan dukanya turut mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. Doa tersebut sekaligus ditujukan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan, kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan.
Pesan duka yang terpampang dalam ungkapan belasungkawa itu juga memuat kalimat “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un”, sebuah pengingat bahwa setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta. Dalam suasana seperti ini, penghormatan terbaik adalah menyampaikan doa dan memberikan ruang bagi keluarga untuk menjalani masa duka dengan tenang.
Kepergian Yasril, S.ST., M.T. pada Jumat, 18 September 2026 menjadi kabar yang membawa kesedihan bagi lingkungan yang mengenalnya. Sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh, namanya tercatat dalam struktur pelayanan pemerintahan daerah. Sementara bagi keluarga besar PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, kabar tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan penghormatan dan rasa kehilangan secara terbuka.
Dalam konteks hubungan pers dan pemerintahan, ucapan belasungkawa juga menunjukkan bahwa komunikasi antarlembaga tidak semata-mata berlangsung dalam ruang pemberitaan atau agenda kedinasan. Ada hubungan kemanusiaan yang tetap memiliki arti ketika salah satu sosok yang dikenal bersama telah berpulang. Karena itu, rasa duka dapat menjadi ruang untuk saling menguatkan tanpa mengurangi penghormatan terhadap keluarga almarhum.
Kini, yang dapat disampaikan adalah doa. Selamat jalan Yasril, S.ST., M.T. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diterima seluruh amal ibadahnya, diampuni segala kekhilafannya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Keluarga besar PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya.
TIM














