Berita  

Kalapas Perempuan Padang Susi Andriany Pohan Dukung Pengembangan Potensi Petugas dalam Kegiatan Penghargaan Kanwil Ditjenpas Sumbar

LAPAS PEREMPUAN II B PADANG | Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sumatera Barat memberikan penghargaan kepada 16 petugas berprestasi dalam bidang olahraga serta pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, Rabu (21/10/2026), di Padang, Sumatera Barat. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi, kemampuan, dan kontribusi petugas sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pemasyarakatan, termasuk Lapas Perempuan Kelas IIB Padang di bawah kepemimpinan Kalapas Susi Andriany Pohan, A.Ks., S.Sos., M.Si.
Pemberian penghargaan tersebut mencerminkan komitmen Kanwil Ditjenpas Sumbar dalam membangun lingkungan kerja yang menghargai profesionalisme, integritas, dan prestasi. Apresiasi tidak hanya diberikan kepada petugas yang mengharumkan nama daerah melalui olahraga, tetapi juga kepada personel yang berkontribusi dalam pelaksanaan tugas kedinasan. Bagi jajaran Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, semangat tersebut relevan untuk terus memperkuat budaya kerja yang disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan serta pembinaan warga binaan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Tasliatul Fuaddi, perwakilan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat, jajaran pejabat dan kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sumatera Barat, serta Ketua dan anggota Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Sumatera Barat. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi lintas instansi dan dukungan keluarga besar Pemasyarakatan dalam menciptakan aparatur yang memiliki kapasitas, integritas, dan semangat pengabdian.
Dari total 16 penerima penghargaan, sebanyak 12 petugas memperoleh apresiasi atas prestasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Sementara itu, empat petugas lainnya mendapatkan penghargaan atas kontribusi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, khususnya terkait penggalangan narkotika. Pembagian kategori ini menunjukkan bahwa prestasi aparatur dapat diwujudkan melalui berbagai bidang, baik kemampuan olahraga maupun kontribusi dalam mendukung pelaksanaan tugas kedinasan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Pada sesi penyerahan penghargaan, piagam dan hadiah diberikan kepada para penerima sesuai kategori prestasi masing-masing. Momentum tersebut menjadi pengakuan atas kerja keras, kemampuan, dan kontribusi petugas yang telah menunjukkan hasil nyata. Bagi Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, penghargaan semacam ini dapat menjadi dorongan untuk terus mengembangkan kompetensi pegawai, membangun motivasi kerja, serta memperkuat kualitas pelaksanaan pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan pemasyarakatan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, Tasliatul Fuaddi, menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan pegawai Pemasyarakatan dalam Porprov Sumatera Barat 2026. Ia berharap partisipasi tersebut dapat berlanjut dan ikut mendukung pembinaan olahraga daerah. “Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Ditjenpas yang ternyata ada atlet dan pelatih yang berpartisipasi dalam Porprov 2026 ini,” ungkapnya. Dukungan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pegawai Pemasyarakatan memiliki peluang mengembangkan potensi di luar tugas rutin tanpa mengabaikan tanggung jawab kedinasan.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, menegaskan bahwa penghargaan merupakan bentuk apresiasi kepada petugas yang memiliki kemampuan dan prestasi, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun bidang lainnya. “Kalau teman-teman kami punya kemampuan yang lain yang bisa dibanggakan, bisa berprestasi bahkan membawa nama Sumatera Barat, ini perlu kami apresiasi,” ujarnya. Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya memberikan ruang bagi pengembangan bakat, peningkatan kapasitas, serta pencapaian yang membawa manfaat bagi organisasi dan masyarakat.

Dalam konteks pelaksanaan tugas di Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, kepemimpinan Kalapas Susi Andriany Pohan menjadi bagian penting dalam mendorong pegawai bekerja secara profesional, menjaga disiplin, dan meningkatkan kualitas pelayanan. Penguatan sumber daya manusia di lingkungan Pemasyarakatan perlu berjalan seiring dengan pemenuhan hak warga binaan, pelaksanaan pembinaan yang manusiawi, serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban. Prestasi petugas hendaknya menjadi motivasi kolektif untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik, bukan semata-mata pencapaian individu.

Selain menjadi bentuk pengakuan, penghargaan juga memiliki nilai edukatif bagi organisasi. Apresiasi yang diberikan secara proporsional dan berdasarkan prestasi dapat mendorong tumbuhnya budaya kerja yang kompetitif secara sehat, meningkatkan semangat kolaborasi, serta memperkuat tanggung jawab aparatur. Di sisi lain, kontribusi yang berkaitan dengan penanganan persoalan narkotika tetap perlu dilaksanakan berdasarkan prosedur, kewenangan, dan ketentuan hukum yang berlaku agar setiap langkah dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.

Melalui kegiatan penghargaan di Padang tersebut, Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat menegaskan pentingnya menghargai dedikasi sekaligus mengembangkan potensi petugas Pemasyarakatan. Bagi Lapas Perempuan Kelas IIB Padang di bawah kepemimpinan Susi Andriany Pohan, momentum ini menjadi pengingat bahwa kualitas Pemasyarakatan dibangun melalui integritas aparatur, peningkatan kompetensi, serta pembinaan yang berorientasi pada kemanusiaan. Semangat berprestasi diharapkan terus tumbuh dan diwujudkan dalam pengabdian yang profesional, akuntabel, serta bermanfaat bagi warga binaan dan masyarakat.

Katim RMO Group | Wyndoee 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *