Berita  

Dari Hobi Jadi Rezeki, Aipda Dian Wihendro Ratno Dorong UMKM Sambil Berbagi untuk Yatim dan Lansia

BANUARAN, PADANG | Semangat Polri untuk masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui tugas kepolisian di lapangan. Hal itu juga ditunjukkan Bhabinkamtibmas Banuaran, Aipda Dian Wihendro Ratno, yang bersama sang istri merintis usaha keripik pisang dari nol dengan membawa kecintaan terhadap tanah kelahirannya di Sikakap, Kepulauan Mentawai.

Berawal dari hobi mengonsumsi keripik pisang, ide sederhana tersebut kemudian dikembangkan menjadi usaha rumahan yang tidak hanya berorientasi pada ekonomi keluarga, tetapi juga memiliki misi sosial dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan sekitar.

Keripik pisang yang diproduksi menggunakan bahan pisang pilihan dengan cita rasa khas Sikakap, Mentawai. Produk tersebut diolah dengan mengedepankan kualitas dan kerenyahan sehingga dapat menjadi camilan sekaligus memperkenalkan potensi pangan lokal kepada masyarakat lebih luas.Menariknya, dalam menjalankan usaha tersebut Aipda Dian dan istri turut melibatkan ibu-ibu warga perumahan sekitar. Keterlibatan tersebut menjadi bentuk nyata pemberdayaan masyarakat, khususnya membuka ruang bagi para ibu untuk ikut produktif dan memperoleh tambahan penghasilan.

Bagi Aipda Dian, membangun UMKM bukan hanya persoalan menghasilkan produk dan keuntungan. Lebih dari itu, usaha tersebut diharapkan mampu menciptakan semangat gotong royong serta menggerakkan perekonomian masyarakat dari lingkungan terkecil.

Nilai sosial juga menjadi bagian penting dari usaha tersebut. Sebagian semangat dari perjuangan usaha ini diarahkan untuk membantu anak-anak yatim dan para lansia di lingkungan sekitar yang membutuhkan perhatian dan kepedulian.

Langkah tersebut menjadi gambaran bahwa kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk pengabdian. Selain menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, personel Polri juga dapat menjadi penggerak kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Aipda Dian berharap usaha keripik pisang khas Sikakap ini dapat terus berkembang dan membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat. Ia juga ingin produk tersebut menjadi salah satu cara memperkenalkan kekayaan pangan dan cita rasa daerah asalnya kepada masyarakat.

Semangat membangun UMKM tersebut sekaligus sejalan dengan upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan membeli dan menikmati produk lokal, masyarakat turut memberikan dukungan terhadap pelaku usaha kecil serta ikut menggerakkan roda perekonomian di lingkungan sekitar.

Kisah Aipda Dian Wihendro Ratno menjadi gambaran sederhana tentang makna Polri untuk masyarakat: hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan keamanan, tetapi juga ikut mendorong kemandirian, pemberdayaan ekonomi, kepedulian sosial dan semangat berbagi. Keripik Pisang Khas Sikakap—renyah di mulut, hangat di hati.

TIM RMO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *