Berita  

Turun Langsung ke Lapangan, Kadis BMCKTR Sumbar Armizoprades Kawal Peningkatan Infrastruktur Ruas Sasak–Maligi

PASAMAN BARAT | Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan kembali ditunjukkan melalui kunjungan lapangan Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat, Armizoprades, ST., MT., ke ruas Jalan Sasak–Maligi (P.033.2) di Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (19/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan berbagai program pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran langsung Armizoprades di lapangan menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mengawal kualitas pembangunan hingga ke lokasi pekerjaan.

Sebagai salah satu ruas jalan strategis di wilayah Pasaman Barat, Jalan Sasak–Maligi memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi daerah. Jalan tersebut menjadi akses utama yang menghubungkan berbagai kawasan produktif, termasuk sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, dan jasa.

Dalam peninjauan itu, Armizoprades terlihat berdiskusi secara intensif dengan para pelaksana proyek dan tenaga teknis. Ia menelaah berbagai aspek pekerjaan, mulai dari kondisi eksisting jalan, progres pelaksanaan perbaikan, hingga langkah-langkah yang perlu dilakukan agar hasil pekerjaan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Menurut Armizoprades, pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara terukur dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Karena itu, setiap pekerjaan yang dilaksanakan harus mengedepankan kualitas, ketepatan waktu, serta keberlanjutan manfaat bagi pengguna jalan.

Saat ini, pada beberapa titik ruas Jalan Sasak–Maligi sedang dilaksanakan pekerjaan perbaikan. Langkah tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kondisi jalan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur tersebut.

Perbaikan yang dilakukan tidak hanya bertujuan mengatasi kerusakan jalan, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi secara keseluruhan. Infrastruktur jalan yang baik diyakini akan memperlancar arus mobilitas barang dan orang sehingga mampu mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Armizoprades menegaskan bahwa keberadaan jalan yang mantap merupakan salah satu fondasi penting pembangunan daerah. Jalan yang baik akan membuka akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik, pendidikan, kesehatan, dan pusat-pusat ekonomi.

Selain meninjau pekerjaan jalan, perhatian besar juga diberikan terhadap rencana pembangunan dua jembatan strategis yang akan menjadi bagian penting dari peningkatan konektivitas wilayah di Pasaman Barat.

Dua jembatan yang direncanakan tersebut adalah Jembatan Bancah Galinggang dan Jembatan Suak. Kehadiran kedua jembatan ini diharapkan mampu mengatasi berbagai hambatan akses yang selama ini masih dirasakan masyarakat di sejumlah kawasan.

Bagi masyarakat Pasaman Barat, pembangunan jembatan bukan sekadar pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, jembatan merupakan sarana yang akan memperpendek jarak, mempercepat mobilitas, serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Armizoprades menilai bahwa konektivitas antarwilayah merupakan faktor penting dalam mendorong pemerataan pembangunan. Dengan akses yang semakin baik, peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah juga akan semakin terbuka.

Ia menekankan bahwa setiap program pembangunan yang dijalankan BMCKTR Sumbar selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat. Karena itu, berbagai kebutuhan dan aspirasi yang berkembang di lapangan menjadi bahan pertimbangan penting dalam penyusunan program pembangunan ke depan.

Kehadiran Armizoprades di lokasi juga mendapat perhatian positif dari masyarakat dan para pengguna jalan. Mereka berharap proses perbaikan jalan serta pembangunan jembatan dapat segera terealisasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih cepat oleh masyarakat luas.

Tidak sedikit warga yang menilai bahwa langkah turun langsung ke lapangan merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan melihat kondisi secara langsung, berbagai persoalan yang ada dapat dipahami secara lebih komprehensif sehingga solusi yang diambil menjadi lebih tepat sasaran.

Peninjauan ruas Jalan Sasak–Maligi dan rencana pembangunan Jembatan Bancah Galinggang serta Jembatan Suak menjadi bukti nyata komitmen Kepala Dinas BMCKTR Sumbar Armizoprades, ST., MT. dalam memperkuat infrastruktur daerah. Melalui pembangunan yang terencana dan berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus berupaya menghadirkan akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan andal guna mendukung kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pertumbuhan ekonomi Pasaman Barat di masa mendatang.

Heru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *