LUKI, PADANG | Komitmen menghadirkan Polri yang dekat, humanis, dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat terus diperkuat Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Wildan Al Kautsar Ananputra, S.T.K., S.I.K., M.Si. Melalui Gerakan Subuh Berjamaah, jajaran Polsek Lubuk Kilangan hadir bersama para ulama, tokoh masyarakat, dan jamaah dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, Minggu (31/5/2026).
Bagi AKP Wildan Al Kautsar Ananputra, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum semata. Keamanan yang kokoh lahir dari hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat yang saling mengenal, saling percaya, dan saling mendukung.
Karena itu, AKP Wildan Al Kautsar Ananputra terus mendorong personel Polsek Lubuk Kilangan untuk aktif hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan yang mempererat hubungan emosional antara Polri dan warga.
Gerakan Subuh Berjamaah menjadi salah satu wadah yang mempertemukan masyarakat dan kepolisian dalam suasana yang hangat. Tidak ada jarak antara aparat dan warga, yang terlihat adalah kebersamaan dalam ibadah serta komitmen menjaga lingkungan yang aman dan damai.
Di bawah kepemimpinan AKP Wildan Al Kautsar Ananputra, Polsek Lubuk Kilangan terus berupaya membangun kepercayaan masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis. Kehadiran anggota kepolisian di tengah jamaah menjadi simbol bahwa Polri hadir bukan hanya saat terjadi permasalahan, tetapi juga dalam kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat.
AKP Wildan Al Kautsar Ananputra meyakini bahwa masjid memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan dan membangun kesadaran bersama untuk menjaga keamanan lingkungan. Dari masjid, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat tumbuh dengan baik.
Melalui Gerakan Subuh Berjamaah, pesan-pesan kamtibmas dapat disampaikan dengan cara yang lebih sejuk dan mudah diterima masyarakat. Dialog yang terjalin berlangsung dalam suasana kekeluargaan sehingga memperkuat sinergi antara warga dan kepolisian.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap gerakan Sumatera Barat Bebas dari Narkoba. AKP Wildan Al Kautsar Ananputra menilai bahwa pencegahan narkoba harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan generasi muda.
Menurut AKP Wildan Al Kautsar Ananputra, ancaman narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga mengancam masa depan keluarga dan lingkungan. Oleh sebab itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.
Kehadiran Polsek Lubuk Kilangan dalam kegiatan keagamaan juga mencerminkan semangat Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat secara profesional dan humanis.
AKP Wildan Al Kautsar Ananputra terus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar sebagai langkah nyata menciptakan situasi yang kondusif.
Masyarakat yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut. Kebersamaan yang terjalin menunjukkan bahwa hubungan antara polisi dan masyarakat dapat dibangun melalui pendekatan yang sederhana namun penuh makna.
Di tengah berbagai tantangan sosial yang berkembang, AKP Wildan Al Kautsar Ananputra menilai sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan wilayah secara berkelanjutan.
Melalui Gerakan Subuh Berjamaah, Polsek Lubuk Kilangan ingin menghadirkan wajah kepolisian yang lebih dekat dengan rakyat, lebih mudah dijangkau, dan lebih memahami kebutuhan masyarakat.
Di bawah kepemimpinan AKP Wildan Al Kautsar Ananputra, Polsek Lubuk Kilangan berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat demi mewujudkan lingkungan yang aman, damai, religius, dan harmonis.
Polri yang dicintai masyarakat lahir dari kedekatan, kepedulian, dan kehadiran nyata di tengah kehidupan warga. Melalui kegiatan seperti Gerakan Subuh Berjamaah, AKP Wildan Al Kautsar Ananputra bersama jajaran Polsek Lubuk Kilangan menunjukkan bahwa Polri untuk Masyarakat bukan sekadar slogan, melainkan pengabdian yang diwujudkan dalam tindakan nyata.
Wyndoee











