POLRES PASAMAN | Upaya membangun keamanan yang berawal dari kedekatan dengan masyarakat terus diperkuat Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, S.I.K., melalui kegiatan Subuh Keliling di Masjid Agung Al Muttaqin, Nagari Pauh, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Selasa (20/10/2026), sekitar pukul 04.30 WIB. Di tengah suasana subuh yang khusyuk, kegiatan ini menjadi lebih dari sekadar pertemuan di rumah ibadah. Subuh Keliling menghadirkan ruang silaturahmi, dialog, dan pertukaran aspirasi antara kepolisian dengan masyarakat, sekaligus mengajak seluruh elemen nagari mengambil peran nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra hadir bersama personel Polres Pasaman dan berbaur dengan tokoh agama, niniak mamak, tokoh masyarakat, serta para jemaah. Pertemuan tersebut mencerminkan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian, yakni hadir, mendengar, dan memahami persoalan yang dirasakan masyarakat. Melalui Subuh Keliling, Kapolres ingin memperkuat hubungan emosional antara polisi dan warga agar komunikasi tidak hanya terjalin ketika terjadi persoalan, tetapi juga tumbuh melalui silaturahmi dan kepedulian yang dilakukan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, AKBP Adirawa Permana Anggawisastra mengajak masyarakat menjadikan keamanan sebagai tanggung jawab bersama. Menurutnya, lingkungan yang aman tidak terbentuk hanya melalui kehadiran aparat, tetapi juga membutuhkan kepedulian warga terhadap kondisi sekitarnya. Sikap saling mengingatkan, mengenali potensi gangguan, menjaga kerukunan, serta segera menyampaikan informasi yang relevan kepada petugas merupakan langkah penting untuk mencegah tindak kejahatan. Semangat POLRI BERSAMA MASYARAKAT menjadi landasan bahwa keberhasilan menjaga kamtibmas membutuhkan kepercayaan, komunikasi, dan kerja sama seluruh lapisan masyarakat.
Kapolres juga mengingatkan warga agar tidak lengah terhadap ancaman kejahatan 3C, yaitu pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Masyarakat diimbau membiasakan langkah pengamanan sederhana, mulai dari mengunci pintu dan jendela rumah, menggunakan kunci tambahan pada kendaraan, hingga memilih tempat parkir yang aman dan mudah diawasi. Kewaspadaan tersebut perlu dibarengi kepedulian antarwarga, sehingga potensi tindak kriminalitas dapat dikenali lebih awal tanpa menimbulkan kecurigaan berlebihan ataupun tindakan main hakim sendiri.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pencegahan kejahatan, AKBP Adirawa Permana Anggawisastra mengimbau masyarakat segera melaporkan dugaan tindak pidana atau potensi gangguan keamanan melalui Call Center Polri 110 maupun Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing. Informasi yang cepat, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan akan membantu kepolisian menindaklanjuti laporan sesuai prosedur. Kapolres mendorong masyarakat untuk tidak bersikap acuh terhadap keadaan sekitar, namun tetap mengutamakan keselamatan diri serta menyerahkan penanganan dugaan pelanggaran hukum kepada petugas berwenang.
Perhatian Kapolres Pasaman juga tertuju pada masa depan generasi muda yang perlu dilindungi dari penyalahgunaan narkoba, perjudian daring atau judi online, tawuran, dan balap liar. Berbagai persoalan tersebut tidak hanya berpotensi mengganggu ketertiban umum, tetapi juga dapat merusak masa depan anak-anak dan remaja apabila tidak dicegah sejak dini. Karena itu, AKBP Adirawa Permana Anggawisastra mengajak keluarga, tokoh agama, niniak mamak, dan masyarakat untuk memperkuat pendidikan karakter, memberikan teladan positif, serta menciptakan lingkungan sosial yang mendukung tumbuh kembang generasi muda secara sehat dan bertanggung jawab.
Kapolres turut menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas dan pergaulan anak. Komunikasi terbuka di dalam keluarga perlu dibangun agar anak merasa didengar dan memiliki tempat untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi. Orang tua juga diimbau memastikan anak-anak berada di rumah sebelum pukul 22.00 WIB sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pencegahan aktivitas berisiko pada malam hari. Menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, menjaga generasi muda bukan semata-mata tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama yang dimulai dari rumah, diperkuat lingkungan, dan didukung kepedulian masyarakat.
Subuh Keliling Jadi Ruang Aspirasi Warga
Salah satu nilai penting kegiatan Subuh Keliling di Masjid Agung Al Muttaqin adalah terbukanya kesempatan bagi masyarakat Nagari Pauh untuk menyampaikan keluhan, saran, dan aspirasi terkait keamanan lingkungan. Dialog langsung seperti ini membantu kepolisian memperoleh gambaran mengenai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus membuka peluang untuk mencari solusi melalui koordinasi yang tepat. Ketika warga berani menyampaikan informasi dan polisi bersedia mendengarkan, potensi masalah dapat diidentifikasi lebih awal, sementara kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian dapat terus diperkuat.
Kegiatan yang dipimpin Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra tersebut berakhir sekitar pukul 06.15 WIB dalam situasi aman dan tertib. Melalui Subuh Keliling, Polres Pasaman berharap semangat kebersamaan tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi berlanjut dalam tindakan nyata di lingkungan masing-masing. Kepedulian terhadap keamanan rumah dan nagari, pengawasan terhadap generasi muda, kewaspadaan terhadap kriminalitas, serta komunikasi yang terbuka dengan aparat menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana yang kondusif.
POLRI BERSAMA MASYARAKAT bukan sekadar slogan, melainkan komitmen bersama untuk membangun Pasaman yang aman, tenteram, dan nyaman bagi seluruh warga.
Katim RMO Group | Wyndoee














