Berita  

Susi Andriany Pohan Perkuat Ketahanan Pangan, Panen Kangkung Hidroponik Perdana Warnai Pembinaan di Lapas Perempuan Padang

LAPAS PEREMPUAN II B PADANG | Panen perdana kangkung hidroponik di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Padang menjadi gambaran nyata bahwa pembinaan warga binaan terus diarahkan pada keterampilan yang produktif, bernilai guna dan memiliki peluang untuk dikembangkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di area hidroponik Lapas Perempuan Padang tersebut sekaligus memperlihatkan komitmen Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriany Pohan, dalam mendorong pembinaan kemandirian yang konkret, Sabtu, 12 September 2026.

Panen tersebut terasa istimewa karena menjadi panen perdana kangkung hidroponik setelah adanya kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang. Tanaman yang sebelumnya dirawat melalui tahapan pembibitan, pemeliharaan hingga siap panen itu kini menghasilkan sesuatu yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh lingkungan Lapas.

Di bawah kepemimpinan Kalapas Susi Andriany Pohan, kegiatan hidroponik tidak ditempatkan sekadar sebagai aktivitas pengisi waktu bagi warga binaan. Program tersebut diarahkan menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang memberikan pengalaman nyata mengenai bagaimana sebuah proses produksi dilakukan secara disiplin, terukur dan bertanggung jawab.

Area hidroponik Lapas Perempuan Padang menjadi ruang pembelajaran bagi warga binaan untuk mengenal teknik budidaya tanaman dengan sistem yang efisien. Dari proses menanam hingga memanen, setiap tahapan memberikan pengalaman praktis yang dapat menjadi bekal keterampilan ketika mereka nantinya kembali menjalani kehidupan bersama keluarga dan masyarakat.

Susi Andriany Pohan menempatkan penguatan keterampilan sebagai bagian penting dalam proses pemasyarakatan. Menurutnya, warga binaan perlu diberikan kesempatan untuk belajar, berkarya dan menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai manfaat, sehingga pembinaan tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi benar-benar menyentuh kesiapan mereka menghadapi kehidupan setelah masa pidana.

Panen kangkung juga memperlihatkan hasil dari sinergi Lapas Perempuan Padang dengan BPVP Padang. Kerja sama tersebut menjadi salah satu pijakan untuk memperkuat kompetensi warga binaan melalui pelatihan vokasi dan keterampilan produktif. Sebelumnya, PKS antara BPVP Padang dan Kanwil Ditjenpas Sumatera Barat telah dilaksanakan di Lapas Perempuan Padang pada 20 Agustus 2026.

Hasil panen perdana tersebut selanjutnya dimanfaatkan secara nyata. Sebagian kangkung dijual kepada pegawai Lapas Perempuan Padang, sementara sebagian lainnya dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Lapas. Pola pemanfaatan ini menunjukkan bahwa hasil pembinaan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menjadi sarana belajar bagi warga binaan mengenai produksi, pemanfaatan hasil dan nilai ekonomi sebuah komoditas.

Lebih jauh, hidroponik membuka ruang bagi warga binaan untuk memahami pentingnya ketelitian, kebersihan, konsistensi dan kerja sama. Keterampilan tersebut menjadi nilai tambah karena tidak hanya berkaitan dengan cara menanam sayuran, tetapi juga membentuk kebiasaan kerja yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang ketika mereka kembali ke masyarakat.

Bagi Kalapas Susi Andriany Pohan, pengembangan pembinaan seperti hidroponik merupakan bagian dari upaya menghadirkan proses pemasyarakatan yang lebih produktif dan berorientasi masa depan. Penguatan keterampilan diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri warga binaan bahwa mereka tetap memiliki kemampuan untuk menghasilkan karya dan membangun kehidupan yang lebih baik.

Panen perdana kangkung hidroponik di area Lapas Perempuan Kelas IIB Padang akhirnya bukan sekadar momentum memetik hasil tanaman. Di balik setiap ikat kangkung terdapat proses pembinaan, kerja sama, kedisiplinan dan harapan agar warga binaan memiliki bekal yang lebih kuat ketika kembali ke tengah keluarga serta masyarakat. Langkah tersebut sekaligus menegaskan arah kepemimpinan Susi Andriany Pohan dalam mendorong Lapas Perempuan Padang menjadi ruang pembinaan yang menghadirkan keterampilan, produktivitas, kemandirian dan manfaat nyata.

Katim RMO Group | Wyndoee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *