Berita  

Bukan Sekadar Tugas dan Seragam, AKBP Marwan Fajrin Bangun Mental Spiritual Personel Polres Tanah Datar

POLRES TANAH DATAR | Tugas sebagai anggota Polri tidak hanya menuntut kemampuan menjalankan fungsi kepolisian, tetapi juga membutuhkan kekuatan mental, kedisiplinan dan integritas. Kesadaran tersebut terus dibangun Polres Tanah Datar melalui kegiatan pembinaan rohani dan mental atau Binrohtal yang diikuti personel di Masjid Nur Ihsan Al Madani, Polres Tanah Datar.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi personel untuk sejenak menguatkan kembali nilai-nilai keagamaan di tengah rutinitas pelayanan dan tugas kepolisian. Kegiatan diikuti personel Polres Tanah Datar dari berbagai unsur, mulai dari Pejabat Utama (PJU), para perwira, brigadir, ASN hingga Pegawai Harian Lepas (PHL).

Kehadiran Kapolres Tanah Datar AKBP Marwan Fajrin, S.I.K., M.I.K., bersama jajaran PJU menunjukkan bahwa pembinaan personel tidak hanya diarahkan pada peningkatan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga pada pembentukan karakter yang memiliki landasan moral dan spiritual.

Dalam kegiatan tersebut, personel mendapatkan tausiyah agama yang disampaikan Ustadz Ahmad Anshori, M.A., Dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Materi keagamaan menjadi bagian penting dalam memberikan penguatan kepada personel agar mampu menjaga keseimbangan antara tuntutan pekerjaan, kedisiplinan pribadi dan kewajiban sebagai umat Muslim.

Tema yang diangkat, “Kewajiban Sholat Berjamaah Lima Waktu”, mengingatkan seluruh personel bahwa kedisiplinan tidak hanya dibutuhkan ketika mengenakan seragam dan melaksanakan tugas. Disiplin juga harus tercermin dalam menjalankan kewajiban agama serta membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut memiliki relevansi kuat dengan kehidupan anggota Polri. Dalam menjalankan tugas yang berhadapan langsung dengan masyarakat, personel dituntut mampu mengendalikan diri, bersikap humanis, menjaga integritas dan mengambil keputusan secara bijaksana. Nilai-nilai keagamaan diharapkan menjadi salah satu fondasi dalam membentuk sikap tersebut.

Bagi AKBP Marwan Fajrin, S.I.K., M.I.K., pembinaan personel merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun organisasi kepolisian yang profesional. Kekuatan personel bukan hanya terletak pada kemampuan teknis menjalankan tugas, tetapi juga pada karakter, kedisiplinan serta tanggung jawab moral ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Suasana Binrohtal juga memperlihatkan kebersamaan antara pimpinan dan personel. Duduk bersama dalam kegiatan keagamaan menciptakan ruang pembinaan yang lebih dekat, sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab untuk terus memperbaiki kualitas diri, baik sebagai aparat negara maupun sebagai bagian dari masyarakat.

Melalui pembinaan mental dan spiritual secara berkelanjutan, Polres Tanah Datar berharap tumbuh personel yang semakin berintegritas, disiplin dan profesional. Nilai agama diharapkan tidak berhenti sebagai materi tausiyah, tetapi benar-benar diterapkan dalam sikap ketika menjalankan tugas, berinteraksi dengan masyarakat maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Pada akhirnya, Binrohtal menjadi lebih dari sekadar kegiatan rutin. Di tengah tuntutan tugas kepolisian yang semakin kompleks, penguatan mental dan spiritual menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas pengabdian. Dari Masjid Nur Ihsan Al Madani, pesan yang dibangun sederhana namun mendasar: meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat disiplin, menjaga integritas dan menghadirkan pelayanan Polri yang semakin baik bagi masyarakat.

Katim RMO Group | Wyndoee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *