RADJA MEDIA, SOLOK – Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I. menyatakan akan memperjuangkan penanganan jalan rusak di Jorong Aie Abu, Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, melalui skema pendanaan Instruksi Presiden atau Inpres.
Komitmen tersebut disampaikan Candra saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Hidayah, Jorong Aie Abu, Selasa (1/9/2026). Kehadiran Wakil Bupati dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut.
Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Nagari Aie Dingin Adi Marsiswandi, Kepala Jorong Aie Abu Amprizal, tokoh masyarakat Endra Putra Gunawan dan Dabrul Alaina, unsur BPN Nagari Aie Dingin, pengurus Masjid Nurul Hidayah Jamilus, serta pemuda, ninik mamak, bundo kanduang dan masyarakat setempat.
Sekretaris Nagari Aie Dingin, Adi Marsiswandi, mengatakan kerusakan jalan telah menjadi persoalan mendasar bagi masyarakat Jorong Aie Abu. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan perhatian karena berhubungan langsung dengan mobilitas warga dan akses terhadap pelayanan serta kegiatan perekonomian.
“Sudah 81 tahun Indonesia merdeka, dunsanak kita di Jorong Aie Abu masih belum merasakan sepenuhnya. Oleh karena itu, kami meminta kepada Bapak Wabup agar bisa memperjuangkan jalan di Jorong Aie Abu yang kondisinya rusak berat seperti saat ini,” kata Adi.
Menanggapi aspirasi tersebut, Candra meminta pemerintah nagari, perangkat jorong dan masyarakat mulai menyiapkan persyaratan yang diperlukan agar penanganan jalan dapat diusulkan melalui program pemerintah pusat.
Salah satu hal yang ditekankan adalah kepastian dan kesiapan lahan untuk koridor jalan dengan lebar mencapai 15 meter. Menurut Candra, dukungan masyarakat terhadap penyediaan lahan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan teknis dan administratif dalam proses pengusulan.
“Berkaitan dengan aspirasi masyarakat Jorong Aie Abu, khususnya jalan yang kondisinya rusak berat, saya meminta kepada Sekretaris Nagari, Kepala Jorong dan masyarakat agar jalan tersebut bisa dibebaskan dengan lebar 15 meter. Nanti akan kita usulkan melalui dana Inpres,” ujar Candra.
Pernyataan itu merupakan komitmen untuk memperjuangkan usulan, sedangkan pelaksanaan pembangunan tetap bergantung pada kelengkapan dokumen, kesesuaian kriteria, proses verifikasi serta penetapan program oleh pemerintah sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
Karena itu, Candra mendorong pemerintah nagari dan masyarakat membangun kesepakatan bersama mengenai kesiapan lahan. Langkah tersebut diperlukan agar proses pengusulan tidak terkendala persoalan kepemilikan maupun kebutuhan ruang jalan ketika program dapat direalisasikan.
Dalam kegiatan tersebut, pengurus Masjid Nurul Hidayah, Jamilus, juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati Solok. Ia berharap masjid tersebut dapat diprioritaskan sebagai salah satu lokasi kunjungan Tim Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Solok pada 2027.
“Terima kasih kepada Pak Wabup H. Candra, S.H.I. yang sudah hadir di sela-sela kesibukan. Kami berharap Masjid Nurul Hidayah Jorong Aie Abu menjadi prioritas kunjungan saat Safari Ramadan 2027 nanti,” ujar Jamilus.
Menjawab permintaan tersebut, Candra menyatakan pemerintah daerah akan mengupayakan Jorong Aie Abu masuk dalam agenda Safari Ramadan tahun berikutnya.
“Untuk Safari Ramadan, insyaallah akan kita prioritaskan tahun 2027 nanti di sini,” katanya.
Selain menyerap aspirasi pembangunan, Candra mengajak masyarakat memaknai peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak dan kepemimpinan Rasulullah SAW. Peringatan tersebut, menurut dia, tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan.
“Kita sebagai umat Rasulullah wajib meneladani beliau karena merupakan pribadi serta pemimpin yang agung. Setiap kita adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak,” tutur Candra.
Ia mengatakan salah satu misi utama Rasulullah SAW adalah memperbaiki akhlak manusia. Nilai itu harus diwujudkan dengan saling menghormati, menjaga persatuan, memperkuat kepedulian dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi di Masjid Nurul Hidayah tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus penyerapan aspirasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Setelah komitmen pengusulan disampaikan, pemerintah nagari bersama warga diharapkan segera menyiapkan kepastian lahan dan dokumen pendukung agar rencana penanganan jalan Jorong Aie Abu dapat diperjuangkan melalui program Inpres. UMS














