Berita  

Porprov XVI Sumbar Digelar Oktober, H. Candra Pastikan Kabupaten Solok Siap Ambil Peran

PADANG, RADJA MEDIA — Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I. menegaskan kesiapan Kabupaten Solok mengambil peran dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026, baik melalui keikutsertaan kontingen maupun sebagai tuan rumah sejumlah cabang olahraga.

Penegasan itu disampaikan H. Candra setelah menghadiri rapat koordinasi terbatas kepala daerah se-Sumatera Barat yang dirangkaikan dengan peluncuran Porprov XVI di Istana Gubernur Sumbar, Padang, Kamis (27/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memastikan Porprov XVI dilaksanakan pada 2–14 Oktober 2026 dengan konsep tuan rumah bersama. Upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung di Kota Solok pada 2 Oktober, sementara penutupan dilaksanakan di Kabupaten Padang Pariaman pada 14 Oktober 2026.

Kegiatan dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, kepala daerah atau perwakilan pemerintah kabupaten dan kota, Ketua KONI Sumbar Hamdanus beserta jajaran, serta pengurus KONI daerah.

Mahyeldi mengatakan kepastian jadwal diperoleh setelah rapat koordinasi terbatas yang dipimpin Wakil Gubernur Sumbar. Kesepakatan tersebut menjadi pijakan bagi seluruh pemerintah daerah dan organisasi olahraga untuk memasuki tahapan persiapan akhir.

“Alhamdulillah, dari rapat koordinasi terbatas yang dipimpin oleh Pak Wakil Gubernur tadi sampai sore ini disepakati kita melaksanakan Porprov pada 2–14 Oktober,” kata Mahyeldi.

Gubernur meminta seluruh unsur penyelenggara bekerja lebih cepat untuk memastikan kesiapan arena, perangkat pertandingan, akomodasi, transportasi, kepanitiaan, serta administrasi atlet dan kontingen. Porprov XVI ditegaskan tidak boleh kembali mengalami penundaan.

Wakil Bupati Solok H. Candra menyatakan Kabupaten Solok siap menindaklanjuti keputusan tersebut melalui koordinasi bersama KONI dan pengurus cabang olahraga.

“Kabupaten Solok siap mengikuti dan menyukseskan Porprov XVI Sumatera Barat. Kami juga siap menjalankan kepercayaan sebagai salah satu tuan rumah untuk beberapa cabang olahraga. Seluruh persiapan akan kita matangkan melalui koordinasi antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, dan seluruh unsur terkait,” ujar Candra.

Menurutnya, menjadi tuan rumah merupakan kepercayaan yang harus dijawab dengan kesiapan teknis dan pelayanan yang baik. Pemerintah daerah tidak hanya bertanggung jawab menyediakan lokasi pertandingan, tetapi juga memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh peserta.

“Menjadi tuan rumah bukan sekadar menyediakan tempat pertandingan. Kita harus memastikan arena layak, penyelenggaraan berjalan aman dan tertib, serta atlet dan ofisial dari berbagai daerah memperoleh pelayanan yang baik selama berada di Kabupaten Solok,” katanya.

H. Candra menilai Porprov XVI memiliki nilai strategis bagi pembangunan olahraga daerah. Selain menjadi arena kompetisi, ajang tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi sistem pembinaan, mengukur kemampuan atlet, dan memetakan potensi setiap cabang olahraga.

Momentum Porprov juga diharapkan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat di sekitar lokasi pertandingan. Kehadiran atlet, pelatih, ofisial dan pendukung dari berbagai daerah dapat menggerakkan sektor penginapan, kuliner, transportasi serta usaha mikro dan kecil.

Namun, menurut Candra, kesuksesan penyelenggaraan harus tetap berjalan beriringan dengan pencapaian prestasi. Kontingen Kabupaten Solok diminta mempersiapkan diri secara serius untuk menghadapi persaingan antardaerah.

“Kepada seluruh atlet Kabupaten Solok, tetaplah fokus berlatih, jaga kesehatan, disiplin, dan percaya pada kemampuan sendiri. Bertandinglah dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan berikan kemampuan terbaik. Saudara-saudara membawa nama Kabupaten Solok dan menjadi kebanggaan masyarakat,” tuturnya.

Ia mengatakan target medali harus dibangun melalui program latihan yang terukur, dukungan pelatih, kesiapan mental atlet, serta pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Kita tentu menginginkan prestasi dan medali. Namun, yang lebih penting adalah terbentuknya mental juara, bertambahnya pengalaman atlet, dan berjalannya pembinaan secara berkelanjutan. Porprov harus menjadi jalan lahirnya atlet-atlet Kabupaten Solok yang mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” kata Candra.

Pemkab Solok akan memperkuat koordinasi dengan KONI Kabupaten Solok dan seluruh pengurus cabang olahraga. Pemetaan kebutuhan arena, peralatan, atlet, pelatih serta perangkat pertandingan akan dilakukan dengan mempertimbangkan ketentuan panitia dan kemampuan daerah.

Candra juga mengajak masyarakat Kabupaten Solok memberikan dukungan kepada para atlet serta ikut menjaga nama baik daerah selama penyelenggaraan pertandingan.

“Mari kita tunjukkan bahwa Kabupaten Solok siap menjadi peserta yang berprestasi sekaligus tuan rumah yang baik,” ujarnya.

Porprov XVI menjadi momentum kebangkitan olahraga Sumatera Barat setelah tidak terlaksana sekitar delapan tahun. Dengan sistem tuan rumah bersama, pertandingan akan disebar di sejumlah kabupaten dan kota sesuai kesiapan fasilitas dan kebutuhan teknis masing-masing cabang olahraga.

Peluncuran di Istana Gubernur menjadi awal konsolidasi akhir menuju pertandingan. Pembukaan resmi Porprov XVI akan dilaksanakan di Kota Solok pada 2 Oktober 2026 dan ditutup di Kabupaten Padang Pariaman pada 14 Oktober 2026. (UMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *