PAMPANGAN, PADANG | Pengabdian TNI AD kembali dirasakan langsung masyarakat melalui pembangunan Jembatan Sungai Jirak di Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Minggu, 23 Agustus 2026. Pembangunan jembatan yang menjadi akses penting bagi masyarakat tersebut terus dikebut dan hingga saat ini progres pekerjaan telah mencapai 85 persen.
Kegiatan pembangunan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Jembatan Sungai Jirak dibangun dengan delapan petak tipe 2-1 dan memiliki fungsi strategis karena menjadi penghubung akses masyarakat dari RW 09 RT 01 menuju kawasan RW 03 dan RW 01 Kelurahan Pampangan Nan XX.
Bagi masyarakat setempat, keberadaan jembatan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi menyangkut akses penting dalam aktivitas sehari-hari. Mobilitas warga, hubungan antarkawasan serta berbagai kegiatan masyarakat diharapkan menjadi lebih mudah setelah jembatan selesai dan dapat digunakan secara optimal.
Di lokasi, personel TNI AD melaksanakan sejumlah pekerjaan, mulai dari apel pagi, pemasangan elevasi hingga pengecatan Jembatan Bailey. Material Jembatan Bailey juga telah berada di lokasi pembangunan, sementara pekerjaan didukung satu unit Excavator PC 200 milik Denzipur 2/PS.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bagaimana TNI AD hadir di tengah masyarakat melalui pekerjaan yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Semangat pengabdian tidak hanya terlihat dari aktivitas prajurit di lapangan, tetapi juga dari dukungan masyarakat yang ikut menjaga kelancaran pembangunan.
Dari unsur kewilayahan, Danramil 04/Lubuk Begalung Mayor Arm Febrinaldi Musdar turut menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan pembangunan di wilayah binaannya. Kehadiran Babinsa Koramil 04/Lubeg Koptu Ricki Hendra juga memperkuat pendampingan dan komunikasi antara prajurit dengan pemerintah kelurahan serta masyarakat sekitar.
Sementara itu, Dandim 0312/Padang Kolonel Inf. Ferry Adianto, S.I.P., M.H.I., terus mendorong semangat pengabdian satuan kewilayahan agar kehadiran TNI benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pembangunan Jembatan Sungai Jirak menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kerja bersama yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Kekuatan personel yang terlibat cukup signifikan. Denzipur 2/PS menurunkan 10 personel di bawah pimpinan Serma Robi Astro, Yonif TP 897/SGL sebanyak 25 personel di bawah pimpinan Letda Inf. Ferdi S.B., S.H., Bekangdam XX/TIB sebanyak lima personel di bawah pimpinan Sertu Zulhendri, serta satu personel Babinsa Koramil 04/Lubeg.
Dukungan pemerintah wilayah juga terlihat langsung di lokasi. Lurah Pampangan Nan XX Beti Ernita, S.Sos., M.M., hadir bersama masyarakat untuk melihat perkembangan pembangunan. Sementara Camat Lubuk Begalung Ikrar Prakarsa, S.TP., M.Si., diwakili Kasi Trantib Kecamatan Lubuk Begalung Nofiandi, S.Sos., turut menyaksikan langsung progres pembangunan jembatan tersebut.
Kehadiran unsur pemerintahan menjadi bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengawal pembangunan. Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan fasilitas umum akan lebih kuat ketika seluruh unsur memiliki kepedulian dan tujuan yang sama, yakni menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Sejumlah pengurus lingkungan juga hadir memberikan dukungan, di antaranya Ketua RW 09 Firzon, Ketua RT 01 Neldawati, Ketua RT 02 Eta Gifti Laura, Ketua RW 03 Sopan Hadi, serta Davit Efendi yang merupakan Sekretaris RW 03 Pampangan sekaligus Ketua IKW RI.
Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat dan pemuda, yakni Yus Tanjung, Yuliarman, Tasdi, Ketua Pemuda RW 03 Zega, Sekretaris Pemuda Fikra Hadi, Ketua RT 01 Ariati Azis, Ketua RT 02 Herman, Ketua RT 03 Erna, Ketua RT 04 Yandra, Ketua RW 05 Feri dan Ketua RT 06 Doni Putra. Kehadiran mereka memperlihatkan tingginya perhatian masyarakat terhadap pembangunan Jembatan Sungai Jirak.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 85 persen, harapan masyarakat semakin besar agar jembatan tersebut segera rampung. Warga menilai akses yang lebih baik akan memberikan dampak positif terhadap kelancaran aktivitas, sekaligus mempererat hubungan antarwilayah di Kelurahan Pampangan Nan XX.
Pembangunan Jembatan Sungai Jirak juga memperlihatkan wajah TNI yang dekat dengan masyarakat. Prajurit tidak hanya hadir dalam tugas pertahanan, tetapi juga berada bersama rakyat ketika dibutuhkan, bekerja di lapangan, membangun fasilitas yang dibutuhkan dan ikut mencari solusi atas persoalan akses masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan prinsip TNI UNTUK RAKYAT. Ketika prajurit bekerja bersama pemerintah dan masyarakat, pembangunan tidak hanya menghasilkan sebuah jembatan secara fisik, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan, gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Masyarakat Pampangan Nan XX menyambut positif progres pembangunan tersebut. Dukungan warga menjadi energi tambahan bagi para prajurit yang masih harus menyelesaikan pekerjaan hingga seluruh tahapan pembangunan tuntas dan jembatan dapat dimanfaatkan secara aman serta optimal.
Jembatan Sungai Jirak diharapkan segera selesai sehingga masyarakat RW 09, RW 03, RW 01 dan wilayah sekitar dapat menikmati akses yang lebih mudah. Infrastruktur yang dibangun hari ini diharapkan menjadi fasilitas yang memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Kehadiran Lurah Pampangan Beti Ernita, perwakilan Kecamatan Lubuk Begalung Nofiandi, Babinsa Koptu Ricki Hendra, Danramil 04/Lubeg Mayor Arm Febrinaldi Musdar, Dandim 0312/Padang Kolonel Inf. Ferry Adianto serta berbagai unsur masyarakat menunjukkan satu pesan kuat: pembangunan akan semakin berarti ketika dikerjakan bersama.
Dari Jembatan Sungai Jirak, Pampangan Nan XX, semangat pengabdian itu terlihat nyata. TNI AD bekerja, pemerintah hadir, dan masyarakat memberikan dukungan. Semuanya berpadu dalam satu tujuan, menghadirkan akses yang lebih baik dan manfaat nyata bagi rakyat.
Hingga Minggu sore, proses pembangunan terus berjalan dalam kondisi cuaca cerah. Dengan capaian 85 persen, masyarakat kini menantikan tahap akhir pekerjaan. Jembatan Sungai Jirak bukan hanya penghubung dua sisi wilayah, tetapi menjadi simbol kerja nyata, gotong royong dan bukti bahwa TNI bersama rakyat, hadir untuk rakyat dan mengabdi untuk negeri.
Katim RMO Group | Wyndoee














