PADANG SELATAN | Hujan dengan intensitas tinggi yang mulai mengguyur Kota Padang sejak Senin pagi hingga menjelang siang, 3 Agustus 2026, menyebabkan banjir merendam sejumlah kawasan di Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan. Debit air meningkat dengan cepat hingga menggenangi rumah-rumah warga dan memutus akses di sejumlah gang permukiman.
Situasi berubah menjadi darurat ketika air terus bertambah tinggi. Warga berupaya menyelamatkan diri dan barang-barang penting, sementara kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, lansia, dan perempuan menjadi prioritas untuk segera dievakuasi.
Melihat kondisi tersebut, Kapolsek Padang Selatan AKP Nirdes Ali, SH., MH. memimpin langsung operasi bantuan kemanusiaan. Personel Polsek Padang Selatan bersama Tim Bantuan Siaga Bencana bergerak cepat setelah melakukan koordinasi di depan Kantor Camat Padang Selatan.
Di bawah komando Kapolsek, personel menyisir kawasan yang terendam banjir dari rumah ke rumah. Evakuasi dilakukan terhadap warga yang tidak lagi mampu keluar secara mandiri akibat tingginya genangan air.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Mata Air Bripka Fero Andika, SH bersama personel lainnya terlihat mendampingi proses penyelamatan. Mereka membantu orang tua, perempuan, anak-anak hingga warga yang kesulitan berjalan melewati genangan air yang mencapai ketinggian paha orang dewasa.
Di tengah proses evakuasi, petugas juga menerima informasi adanya tanah longsor di RW 09 Kelurahan Mata Air, sehingga personel harus meningkatkan kewaspadaan saat melakukan penyisiran di wilayah terdampak.
Salah satu momen yang paling menyita perhatian terjadi ketika terdengar tangisan seorang bayi dari rumah yang masih dikepung banjir. AKP Nirdes Ali bersama personel segera menerobos genangan untuk menjangkau lokasi dan mengevakuasi bayi tersebut ke tempat yang aman.
Setelah bayi berhasil diselamatkan, proses evakuasi dilanjutkan terhadap warga lainnya. Lansia, anak-anak, dan masyarakat yang masih bertahan di rumah-rumah terdampak dibantu menuju lokasi pengungsian agar terhindar dari risiko banjir yang terus meningkat.
AKP Nirdes Ali mengimbau masyarakat agar tetap waspada karena curah hujan masih berpotensi tinggi. Warga diminta segera melapor kepada petugas apabila terdapat keluarga atau tetangga yang membutuhkan bantuan evakuasi maupun pertolongan.
Kehadiran personel Polsek Padang Selatan di tengah bencana menjadi bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan mengedepankan keselamatan jiwa, proses evakuasi dan pemantauan wilayah terdampak akan terus dilakukan hingga seluruh warga berada dalam kondisi aman, sejalan dengan semangat Polri untuk Masyarakat.
Katim RMO Group | Wyndoee














