Berita  

Garda Pemuda NasDem Sumbar Dampingi Anak Korban Galodo Arosuka Penuhi Perlengkapan Sekolah

SOLOK, RADJA MEDIA — Dampak galodo yang menerjang Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, tidak hanya meninggalkan kerusakan pada rumah dan fasilitas publik. Sejumlah anak dari keluarga terdampak juga harus kehilangan atau mengalami kerusakan perlengkapan sekolah mereka.

Kondisi tersebut mendorong Garda Pemuda NasDem Sumatera Barat memberikan dukungan bagi anak-anak korban bencana. Para siswa didampingi orang tua untuk mendapatkan kembali sejumlah kebutuhan sekolah, mulai dari pakaian, sepatu hingga tas.

Bantuan tersebut diberikan kepada siswa dari jenjang SD, SMP hingga SMA. Anak-anak turut dilibatkan dalam memilih kebutuhan yang sesuai dengan ukuran dan keperluan masing-masing.

Kegiatan itu berlangsung di tengah proses pemulihan pascagalodo yang menerjang kawasan Arosuka pada Senin malam, 21 September 2026.

Galodo membawa material lumpur, batu dan kayu ke sejumlah kawasan terdampak. Selain mengakibatkan kerusakan fisik, bencana juga membuat sebagian keluarga kehilangan berbagai barang yang dibutuhkan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Perlengkapan pendidikan menjadi salah satu kebutuhan yang harus segera dipulihkan agar anak-anak dapat kembali mengikuti kegiatan belajar secara normal.

Ketua Garda Pemuda NasDem Sumatera Barat, Iwan Apriadi, menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang terdampak langsung bencana.

Pendampingan bersama orang tua dilakukan agar kebutuhan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi dan jenjang pendidikan masing-masing anak.

Pemenuhan kebutuhan sekolah memiliki arti lebih luas dalam situasi pascabencana. Bagi anak-anak yang mengalami langsung peristiwa galodo, kembalinya rutinitas sekolah menjadi salah satu bagian dari proses pemulihan kehidupan sehari-hari.

Karena itu, dukungan terhadap pendidikan tidak hanya berupa pengadaan perlengkapan, tetapi juga membantu anak-anak kembali kepada aktivitas yang mereka jalani sebelum bencana.

Penanganan galodo Arosuka sendiri masih terus dilakukan oleh pemerintah bersama TNI, Polri, BPBD, relawan dan masyarakat. Pembersihan material, pemulihan akses serta pendataan kerusakan menjadi bagian dari pekerjaan yang dilakukan di kawasan terdampak.

Gerakan kemanusiaan juga datang dari berbagai organisasi dan kelompok masyarakat.

Jajaran NasDem melalui Rescue NasDem Sumbar dan DPD NasDem Kabupaten Solok sebelumnya turut turun membantu warga. Armen Plani, Ketua DPD NasDem Kabupaten Solok, ikut dalam kegiatan kemanusiaan di kawasan terdampak bersama relawan.

Bantuan diarahkan antara lain untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan membantu pembersihan kawasan yang terdampak material galodo.

Kondisi pascabencana membuat kebutuhan warga terus berkembang. Setelah kebutuhan dasar seperti makanan dan air terpenuhi, masyarakat membutuhkan dukungan untuk mengembalikan aktivitas rumah tangga, pendidikan dan pekerjaan.

Bagi keluarga yang kehilangan barang akibat bencana, pembelian kembali perlengkapan sekolah dapat menjadi beban tambahan. Kehadiran bantuan tersebut setidaknya membantu mengurangi kebutuhan yang harus ditanggung keluarga dalam masa pemulihan.

Galodo Arosuka dengan demikian tidak hanya menyisakan pekerjaan besar berupa pemulihan infrastruktur. Pemulihan sosial juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan, termasuk memastikan anak-anak tetap dapat memperoleh pendidikan dan kembali menjalani rutinitas sekolah.

Upaya berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pemulihan masyarakat Arosuka setelah diterjang bencana. UMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *