SUMBAR | Angin perubahan kembali berembus di jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Barat. Melalui prosesi serah terima jabatan yang dipimpin langsung oleh Kapolri, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy resmi mengemban amanah sebagai Kapolda Sumatera Barat. Momentum tersebut menjadi awal perjalanan baru bagi kepemimpinan Polda Sumbar dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara, Minggu, 5 Juli 2026.
Pergantian pucuk pimpinan di tubuh Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat. Di balik prosesi yang berlangsung khidmat, tersimpan harapan besar agar kepemimpinan baru mampu membawa energi positif bagi jajaran Polda Sumbar.
Bagi masyarakat Ranah Minang, pergantian Kapolda bukan sekadar pergantian nama pemimpin. Lebih dari itu, setiap estafet kepemimpinan selalu menghadirkan harapan akan semakin kokohnya keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepolisian yang profesional serta humanis.
Sumatera Barat memiliki karakter yang khas. Nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, semangat musyawarah, serta kuatnya peran ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, dan generasi muda menjadi modal sosial yang sangat penting dalam menjaga stabilitas daerah.
Dalam konteks tersebut, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, pelaku usaha, hingga organisasi kemasyarakatan menjadi faktor utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat kolaborasi tersebut melalui komunikasi yang terbuka, pendekatan yang humanis, serta pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Di era digital, tantangan tugas kepolisian terus berkembang. Perkembangan teknologi informasi, meningkatnya mobilitas masyarakat, hingga berbagai bentuk kejahatan modern memerlukan langkah-langkah yang adaptif, profesional, dan responsif.
Karena itu, penguatan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Selain penegakan hukum, pendekatan preventif melalui edukasi, pembinaan masyarakat, dan penguatan kemitraan juga memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan wilayah.
Polda Sumbar selama ini menjadi salah satu garda terdepan dalam mengawal berbagai agenda masyarakat, mulai dari kegiatan keagamaan, budaya, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi yang menjadi denyut kehidupan masyarakat Sumatera Barat.
Kehadiran pemimpin baru diharapkan semakin memperkuat semangat seluruh personel untuk memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat.
Di sisi lain, kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian merupakan aset yang harus terus dijaga melalui kerja nyata, integritas, serta pelayanan yang berorientasi pada kepentingan publik.
Keamanan yang terpelihara akan memberikan ruang bagi pembangunan daerah untuk tumbuh, investasi berkembang, sektor pariwisata bergerak, dunia pendidikan berjalan dengan baik, serta aktivitas ekonomi masyarakat berlangsung secara optimal.
Oleh sebab itu, menjaga situasi kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Semangat kebersamaan yang telah lama menjadi ciri khas masyarakat Minangkabau menjadi modal penting dalam membangun lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
Dengan pengalaman yang dimiliki selama bertugas di institusi Polri, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy kini mengemban amanah besar untuk memimpin Polda Sumbar dalam menjawab berbagai tantangan yang terus berkembang.
Selamat datang Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy di Ranah Minang. Semoga amanah yang diemban menjadi awal pengabdian yang membawa manfaat luas, memperkuat pelayanan kepolisian, menjaga keamanan daerah, serta semakin mempererat kemitraan antara Polri dan seluruh masyarakat Sumatera Barat.
Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Melalui semangat Presisi, Polri terus memperkuat profesionalisme, transparansi, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pelayanan publik yang cepat, humanis, dan responsif demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat.
TIM RMO











